Dampak dan Harapan bagi Demokrasi Indonesia
Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Aditya Perdana, menilai bahwa fenomena #DemoDPR kali ini merupakan alarm keras bagi para elite politik. βIni adalah bukti nyata bahwa civil society kita masih hidup. Ketika saluran institusional dianggap mampat dan konstitusi diakali, maka jalanan menjadi parlemen yang sesungguhnya bagi rakyat,β ungkapnya.
Aksi kawal putusan MK melalui #DemoDPR tidak hanya sekadar menolak satu rancangan undang-undang, melainkan sebuah upaya kolektif untuk menjaga kewarasan demokrasi di Indonesia menjelang Pilkada Serentak 2024. Mata publik kini tertuju pada langkah KPU dan DPR selanjutnya. Akankah suara rakyat yang menggema di Senayan didengar, atau justru diabaikan dalam senyapnya lobi-lobi politik?
BACA JUGA:
Peluang Emas! Info Loker Kurir J&T dan SPX Daerah Margorejo Pati, Cek Syarat dan Cara Melamarnya
- Advertisement -
π HALAMAN ARTIKEL
Halaman 3 dari 3
Leave a Reply Cancel reply