Pada akhirnya, Sistem AHWA Rais Aam Muktamar NU bukan sekadar mekanisme administratif, melainkan manifestasi dari nilai-nilai tasawuf dan akhlakul karimah. Di saat banyak organisasi terjebak pada demokrasi prosedural yang melelahkan, NU menawarkan jalan demokrasi substansial yang dibingkai dengan etika pesantren, di mana penghormatan kepada yang lebih sepuh dan berilmu tetap menjadi panglima.
- Advertisement -
📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 3 dari 3
Leave a Reply