JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama sejumlah pemerintah daerah dan asosiasi pengusaha resmi membuka pameran kesempatan kerja berskala masif bertajuk “Mega Bursa Kerja Nasional 2024” di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/5). Acara yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan lebih dari 50.000 lowongan pekerjaan dari 400 perusahaan berskala nasional maupun multinasional.
Pameran job fair ini menjadi angin segar di tengah tantangan ketenagakerjaan pascapandemi dan dinamika ekonomi global yang serba tak menentu. Pantauan di lokasi sejak pukul 07.00 WIB, antrean panjang ribuan pencari kerja (pencaker) yang didominasi oleh generasi Z (Gen Z) dan milenial tampak mengular di area pintu masuk. Mereka datang dengan membawa dokumen lamaran lengkap, berpakaian rapi, dan penuh harap untuk mendapatkan pekerjaan impian.
Antusiasme Tinggi dan Adaptasi Format Hybrid
Berbeda dengan bursa kerja pada tahun-tahun sebelumnya, Mega Bursa Kerja Nasional 2024 mengusung konsep hybrid, yakni penggabungan antara pameran luring (offline) dan daring (online). Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi pencari kerja dari luar daerah Jakarta yang tidak memiliki kesempatan untuk hadir secara fisik.
“Kami menyadari bahwa akses terhadap informasi lowongan pekerjaan harus merata. Oleh karena itu, bagi pencaker di daerah, mereka tetap bisa melamar, mengikuti tes kemampuan dasar, hingga wawancara tahap awal melalui platform digital yang telah kami sediakan bersama para mitra,” ujar Direktur Bina Pengantar Kerja Kemnaker dalam sambutannya saat upacara pembukaan.

Leave a Reply Cancel reply