JAKARTA – Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi mendadak riuh dan diwarnai kepanikan. Ribuan warga yang tengah asyik berolahraga, mulai dari pejalan kaki, pelari, hingga pesepeda, dikejutkan oleh aksi nekat sebuah mobil Sport Utility Vehicle (SUV) berwarna hitam yang menerobos barikade petugas. Tidak hanya melanggar larangan melintas, pengemudi tersebut juga melaju dengan cara melawan arus lalu lintas, memicu bahaya fatal di ruang publik.

Detik-Detik Pelanggaran dan Kepanikan Massa

Insiden menegangkan ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, saat volume warga di area CFD sedang mencapai puncaknya. Berdasarkan pantauan di lapangan dan keterangan sejumlah saksi mata, mobil SUV tersebut memaksa masuk melalui jalur tikus di sekitar kawasan Dukuh Atas. Meski petugas Dinas Perhubungan (Dishub) telah memasang traffic cone dan water barrier, pengemudi tetap memacu kendaraannya, menyenggol pembatas, dan merangsek masuk ke jalur utama Sudirman.

- Advertisement -
SLOT PARALLAX

Pasang Iklan Banner Anda di Sini

Efek parallax diam otomatis ala Igniel. Upload script/gambar di Customizer.

β€œMobil itu tiba-tiba masuk dari arah samping, padahal sudah jelas ditutup. Dia malah ngebut dan ambil jalur kanan yang berlawanan arah. Orang-orang pada teriak dan lari menghindar karena takut tertabrak. Ada anak kecil juga yang hampir keserempet,” ujar Rian (32), seorang pesepeda yang berada tepat di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

Sikap Arogan Saat Dihentikan Petugas

Laju kendaraan arogan tersebut akhirnya berhasil dihentikan di dekat area Bundaran Hotel Indonesia (HI) setelah massa yang marah ikut mengadang bersama personel Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) dan petugas Dishub. Namun, bukannya menunjukkan sikap kooperatif atau meminta maaf atas kelalaiannya, pengemudi pria berinisial AS (45) tersebut justru menunjukkan sikap arogan.

πŸ“‘ HALAMAN ARTIKEL
Halaman 1 dari 3