Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Budi Santoso, mengimbau agar massa menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib. βKami menghormati hak demokrasi warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kami juga meminta kerjasamanya agar Aksi Demo DPR 2026 ini tidak disusupi oleh provokator yang ingin menciptakan kericuhan,β jelas Kapolda di lokasi pengamanan.
Dampak Pengalihan Arus Lalu Lintas
Imbas dari aksi massa ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas yang cukup masif. Beberapa pengalihan arus yang perlu diperhatikan oleh masyarakat luas antara lain:
- Arus lalu lintas dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Gedung DPR/MPR dibelokkan ke kiri menuju Jalan Gerbang Pemuda.
- Arus dari Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gatot Subroto arah barat diputar balik di kolong layang Ladokgi.
- Pintu tol dalam kota yang melintas di depan Gedung DPR ditutup sementara untuk mencegah penumpukan kendaraan.
Respons Parlemen: Janji Audiensi Terbuka
Menjelang sore hari, tekanan dari Aksi Demo DPR 2026 mulai membuahkan hasil awal. Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Herman Hery, akhirnya keluar dan menemui perwakilan demonstran di batas kawat berduri. Ia berjanji akan menunda pengesahan dan membuka kembali ruang dialog bersama perwakilan buruh, mahasiswa, dan akademisi pada hari Kamis mendatang.
βKami mendengar aspirasi yang disampaikan. Parlemen adalah rumah rakyat. Kami bersepakat untuk tidak memaksakan pengesahan RUU CKE pada paripurna besok. Kami akan mengundang perwakilan aliansi untuk duduk bersama membedah pasal-pasal yang dianggap bermasalah,β ujar Herman dengan pengawalan ketat.

Leave a Reply Cancel reply