Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa pemberian modal harus dibarengi dengan literasi keuangan. “Kami tidak ingin bantuan modal ini habis untuk keperluan konsumtif. Oleh karena itu, setiap penerima bantuan hibah diwajibkan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) terkait manajemen keuangan, pemasaran digital, hingga pengemasan produk,” ujar salah satu pejabat perwakilan Pemkab Pati.

Langkah pendampingan ini dinilai sangat strategis. Banyak UMKM di Pati, seperti produsen bandeng presto di Juwana, pengrajin kuningan, hingga industri batik bakaran, yang memiliki potensi besar namun terkendala oleh manajemen manajerial yang masih tradisional.

ADVERTISEMENT
📢 SLOT IKLAN PARALLAXUkuran 300x250 / Responsive

Harapan bagi Perekonomian Lokal

Dengan tersebarnya info bantuan modal usaha UMKM Pati secara masif dan transparan, diharapkan roda perekonomian di tingkat akar rumput dapat berputar lebih kencang. Dukungan modal dan pelatihan ini diproyeksikan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pati dengan menciptakan lapangan kerja baru dari sektor informal.

Pemerintah mengimbau agar para pelaku UMKM proaktif mencari informasi melalui saluran resmi pemerintah dan waspada terhadap segala bentuk penipuan atau pungutan liar yang mengatasnamakan program bantuan modal. Kebangkitan UMKM adalah kunci utama menuju kemandirian ekonomi Kabupaten Pati di masa depan.

📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 3 dari 3