PATI, PORTAL BERITA NASIONAL – Geliat ekonomi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menunjukkan tren yang sangat positif pasca-pemulihan ekonomi nasional. Hal ini ditandai dengan menjamurnya berbagai pusat perbelanjaan lokal, minimarket, kedai kopi kekinian, hingga toko swalayan di berbagai sudut kota maupun kecamatan. Dampak langsung dari fenomena ini adalah melonjaknya permintaan tenaga kerja di sektor layanan pelanggan (frontliner). Tak heran jika pencarian terkait loker kasir & pramuniaga Pati mengalami peningkatan tajam di berbagai platform penyedia kerja.

Peluang Emas bagi Lulusan SMA/SMK

Berdasarkan pantauan tim redaksi di lapangan serta data dari berbagai bursa kerja lokal, lowongan pekerjaan untuk posisi kasir dan pramuniaga mendominasi sektor padat karya di Pati. Posisi ini menjadi primadona karena kualifikasi yang dibutuhkan umumnya sangat ramah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

ADVERTISEMENT
📢 SLOT IKLAN PARALLAXUkuran 300x250 / Responsive

Seorang praktisi Sumber Daya Manusia (HRD) di salah satu perusahaan ritel lokal Pati, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa kebutuhan akan tenaga kasir dan pramuniaga hampir selalu ada setiap bulannya. “Ekspansi bisnis ritel di Pati saat ini sangat masif. Kami tidak hanya membuka cabang di pusat kota, tetapi juga merambah ke kecamatan-kecamatan seperti Margoyoso, Tayu, dan Juwana. Otomatis, loker kasir & pramuniaga Pati selalu terbuka untuk menyokong operasional cabang-cabang baru tersebut,” ujar Budi saat ditemui pada Rabu (24/5).

Kualifikasi dan Kompetensi yang Dibutuhkan

Meskipun terkesan sebagai pekerjaan entry-level, menjadi seorang kasir maupun pramuniaga tidak bisa dipandang sebelah mata. Profesi ini merupakan garda terdepan (frontliner) yang berhadapan langsung dengan konsumen, sehingga citra perusahaan sangat bergantung pada kinerja mereka.

📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 1 dari 3