Untuk menghindari jebakan “viral sesaat”, para pakar bisnis F&B menyarankan beberapa langkah strategis yang harus diterapkan oleh pemilik kafe:

  • Konsistensi Kualitas Rasa: Pastikan standar operasional prosedur (SOP) di dapur berjalan ketat agar rasa makanan tidak berubah meski pesanan membludak.
  • Pelayanan Prima (Hospitality): Pengalaman pelanggan yang ramah dan tanggap akan mengubah pengunjung FOMO menjadi pelanggan setia (loyal customer).
  • Inovasi Berkelanjutan: Jangan hanya bergantung pada satu menu viral. Terus kembangkan menu baru yang relevan dengan tren kuliner lokal.
  • Manajemen Antrean yang Baik: Pastikan pelanggan tidak merasa frustrasi saat menunggu, misalnya dengan sistem waiting list digital atau pemberian complimentary drink.

Pandangan Pakar: “Viral Adalah Bonus, Kualitas Adalah Fondasi”

Pengamat Pemasaran Digital dan Perilaku Konsumen, Dr. Ardiansyah Putra, mengungkapkan bahwa TikTok telah mendemokratisasi industri kuliner Indonesia. “Dulu, untuk membuat restoran ramai, butuh biaya pemasaran puluhan hingga ratusan juta rupiah. Sekarang, bermodalkan ponsel pintar dan kreativitas storytelling, UMKM bisa bersaing dengan franchise multinasional,” ujarnya saat dihubungi pada Selasa (24/10).

- Advertisement -
SLOT PARALLAX

Pasang Iklan Banner Anda di Sini

Efek parallax diam otomatis ala Igniel. Upload script/gambar di Customizer.

Namun, ia memberikan catatan penting bagi para pengusaha. “Viral itu adalah bonus dari strategi marketing, sementara kualitas produk adalah fondasi bisnis. Jika fondasinya rapuh, sekuat apa pun angin viralitas meniup, bangunan bisnis itu akan cepat runtuh begitu tren bergeser,” tegas Dr. Ardiansyah.

Kesimpulan

Sinergi antara tren kuliner lokal dan eksistensi kafe viral TikTok membuktikan bahwa kekayaan gastronomi Nusantara memiliki daya tawar yang tinggi jika dikemas dengan strategi digital yang tepat. Bagi para pelaku usaha, momentum ini harus dimanfaatkan bukan sekadar untuk mengejar keuntungan instan, melainkan sebagai pijakan untuk membangun merek kuliner lokal yang kuat, berkelanjutan, dan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 3 dari 3