Perjuangan wisuda Nisa pun bukan tanpa rintangan. Semasa pandemi COVID-19, pendapatan Budi sebagai ojol merosot tajam. Nisa bahkan nyaris mengambil cuti kuliah karena tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Namun, berkat kegigihan Budi yang mencari pekerjaan sampingan sebagai kuli panggul di pasar induk saat malam hari, biaya tersebut akhirnya dapat dilunasi sedikit demi sedikit hingga Nisa berhasil menyelesaikan skripsinya tepat waktu.
Gotong Royong Digital: Aksi Haru Netizen Membawa Berkah
Melihat ketulusan dan pengorbanan Budi yang terekam jelas dalam video viral tersebut, netizen Indonesia tidak tinggal diam. Sebuah inisiatif penggalangan dana atau bantuan sosial secara spontan digagas oleh beberapa pemengaruh (influencer) dan aktivis sosial melalui sebuah platform urun dana (crowdfunding) terpercaya.
Gelombang kebaikan ini menunjukkan betapa kuatnya budaya gotong royong yang kini bertransformasi ke ranah digital. Berikut adalah beberapa fakta menarik dari aksi haru netizen tersebut:
- Dana Terkumpul Cepat: Hanya dalam waktu kurang dari 48 jam, donasi yang terkumpul menembus angka Rp 350 juta, jauh melampaui target awal yang hanya Rp 50 juta.
- Bantuan Tepat Sasaran: Dana tersebut dialokasikan untuk melunasi sisa hutang pendidikan, memberikan modal usaha bagi Budi agar tidak perlu lagi bekerja terlalu keras di jalanan, serta tabungan masa depan Nisa.
- Efek Domino Kebaikan: Atas permintaan keluarga Budi, sebesar 20 persen dari total bantuan sosial yang diterima akan disumbangkan kembali ke panti asuhan terdekat sebagai bentuk rasa syukur.
Tanggapan Pakar dan Harapan ke Depan
Sosiolog Universitas Indonesia, Dr. Imam Prasodjo, menanggapi fenomena ini sebagai bukti bahwa di tengah hiruk-pikuk isu politik dan ekonomi, masyarakat Indonesia masih memiliki modal sosial yang sangat tinggi. “Kisah ojol ini menyentuh titik paling humanis dari masyarakat kita. Aksi haru netizen ini bukan sekadar soal uang, melainkan bentuk apresiasi kolektif terhadap nilai kerja keras, pengorbanan orang tua, dan pentingnya pendidikan,” jelasnya.

Leave a Reply Cancel reply