PATI – Kabar gembira bagi para pencari kerja, pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pemerintah pusat secara resmi kembali membuka gelombang terbaru program pelatihan berinsentif ini. Momentum pendaftaran kartu prakerja Pati tahun 2024 diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat guna menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.

Sebagai salah satu kabupaten dengan potensi ekonomi yang besar di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan, Pati membutuhkan angkatan kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Oleh karena itu, program Kartu Prakerja dinilai sangat relevan untuk menjembatani kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki masyarakat dengan kebutuhan industri saat ini.

ADVERTISEMENT
📢 SLOT IKLAN PARALLAXUkuran 300x250 / Responsive

Antusiasme Masyarakat dan Dukungan Pemkab Pati

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati terus mengimbau masyarakat untuk aktif mencari informasi dan mengikuti pendaftaran program ini. Dalam beberapa gelombang sebelumnya, antusiasme warga Pati terbilang cukup tinggi. Banyak pemuda, lulusan baru (fresh graduate), hingga ibu rumah tangga yang sukses beralih profesi atau mengembangkan usahanya setelah mengikuti berbagai pelatihan yang disediakan oleh ekosistem Prakerja.

Pemerintah Daerah (Pemkab) Pati melalui berbagai kanal komunikasi tingkat desa dan kecamatan juga turut menyosialisasikan pentingnya program ini. Selain mendapatkan ilmu yang aplikatif, peserta yang lolos juga akan menerima insentif finansial yang dapat digunakan sebagai modal awal usaha atau biaya mencari kerja.

📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 1 dari 3