PATI, BERITANASIONAL – Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu primadona baru kawasan industri padat karya di Pulau Jawa. Seiring dengan tren relokasi industri dari wilayah barat ke Jawa Tengah, sektor manufaktur pakaian jadi kini tengah membuka peluang emas bagi masyarakat. Hal ini ditandai dengan maraknya informasi loker pabrik garmen Pati yang menyerap ribuan tenaga kerja baru pada kuartal ini.
Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyambut positif gelombang rekrutmen ini. Langkah ekspansi sejumlah perusahaan multinasional di wilayah Margorejo dan Batangan dinilai menjadi katalis utama dalam menggerakkan roda perekonomian lokal pasca-pandemi, sekaligus memberikan solusi konkret atas tantangan pengangguran di daerah.
Ekspansi Industri dan Peluang Kerja Masif
Menurut data terbaru yang dihimpun oleh redaksi, sedikitnya terdapat dua pabrik garmen berskala ekspor di Pati yang saat ini sedang melakukan perluasan kapasitas produksi. Peningkatan permintaan pasar global terhadap produk pakaian jadi memaksa pihak manajemen untuk menambah jam operasional dan, secara otomatis, membutuhkan suntikan sumber daya manusia (SDM) dalam jumlah besar.
Kepala Disnaker Kabupaten Pati menyatakan bahwa pembukaan loker pabrik garmen Pati ini bukan sekadar rekrutmen biasa, melainkan sebuah program berkelanjutan. “Perusahaan-perusahaan ini memiliki komitmen untuk memprioritaskan warga lokal Pati dan sekitarnya. Ini adalah momentum emas. Kami menargetkan ribuan tenaga kerja bisa terserap hingga akhir tahun ini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/10).

Leave a Reply