“Kami memang sengaja membuka lowongan khusus untuk mahasiswa. Selain mereka lebih cepat belajar dan adaptif terhadap tren anak muda, sistem shift yang kami terapkan sangat cocok dengan jadwal kuliah mereka. Mereka dapat penghasilan, kami dapat tenaga kerja yang energik dan kreatif,” ujar Budi kepada redaksi, Selasa (24/10).

Dari sisi mahasiswa, bekerja paruh waktu memberikan pelajaran berharga yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Dina Amalia (21), seorang mahasiswi semester lima yang bekerja sebagai admin media sosial paruh waktu, membagikan pengalamannya.

“Awalnya cari loker mahasiswa part time Pati lewat Instagram karena ingin mandiri secara finansial, tidak mau terus-terusan minta orang tua. Tapi ternyata benefitnya lebih dari sekadar uang. Saya jadi belajar bagaimana menghadapi komplain pelanggan, manajemen krisis, dan bekerja dalam tim,” ungkap Dina.

Tantangan Manajemen Waktu dan Akademis

Kendati menawarkan banyak manfaat, bekerja part time bukan tanpa risiko. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa pekerja adalah manajemen waktu. Tidak jarang, tuntutan pekerjaan berbenturan dengan jadwal ujian atau tugas kuliah yang menumpuk.

📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 2 dari 3