PATI – Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tidak hanya dikenal sebagai daerah agraris dan pesisir, melainkan tengah bertransformasi menjadi salah satu magnet baru pertumbuhan industri di kawasan pantai utara (Pantura) Jawa. Seiring dengan masuknya sejumlah investasi berskala besar, tren pencarian dan ketersediaan loker fresh graduate Pati mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada tahun ini. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi ribuan mahasiswa tingkat akhir maupun lulusan baru yang bersiap memasuki dunia kerja.

Berdasarkan pantauan redaksi di berbagai bursa kerja dan portal ketenagakerjaan daerah, lonjakan lowongan pekerjaan ini didominasi oleh sektor manufaktur, ritel, perbankan, hingga teknologi pertanian. Fenomena ini sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran fenomena brain drain, di mana talenta-talenta muda daerah sebelumnya lebih memilih merantau ke kota besar seperti Jakarta atau Semarang untuk mencari pekerjaan yang layak.

Pertumbuhan Industri dan Dampaknya pada Loker Fresh Graduate Pati

Masuknya sejumlah pabrik berskala nasional dan internasional, seperti pabrik sepatu, garmen, hingga pengolahan hasil laut, telah menyerap belasan ribu tenaga kerja baru. Menariknya, perusahaan-perusahaan ini tidak hanya mencari tenaga kerja kasar atau operator produksi, tetapi juga membuka program Management Trainee (MT) dan staf administrasi yang secara khusus ditujukan sebagai loker fresh graduate Pati.

Pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati mencatat bahwa penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya dari kalangan terdidik (lulusan D3 dan S1), menjadi salah satu syarat mutlak bagi para investor yang membuka pabrik di wilayah tersebut. Kebijakan ini dinilai sangat efektif untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Pati yang sempat terkerek naik akibat pandemi beberapa tahun silam.

📑 HALAMAN ARTIKEL
Halaman 1 dari 3