JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia terus mematangkan strategi dan ketahanan fisik jelang bergulirnya laga-laga krusial di kancah internasional. Persiapan Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia kini menjadi sorotan utama publik pecinta sepak bola tanah air, mengingat besarnya ekspektasi yang disematkan di pundak Skuad Garuda untuk kembali unjuk gigi dan berprestasi di level Asia.

Di bawah asuhan pelatih kepala Shin Tae-yong, pemusatan latihan atau Training Center (TC) terus digelar dengan intensitas yang kian meningkat dari hari ke hari. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut sangat menyadari bahwa persaingan di level benua membutuhkan lebih dari sekadar bakat alamiah, melainkan ketahanan fisik yang prima, mentalitas baja, dan kedisiplinan taktik tingkat tinggi.

- Advertisement -
SLOT PARALLAX

Pasang Iklan Banner Anda di Sini

Efek parallax diam otomatis ala Igniel. Upload script/gambar di Customizer.

Fokus Utama: Peningkatan Fisik dan Transisi Permainan

Dalam beberapa sesi latihan terakhir, Shin Tae-yong terlihat menitikberatkan programnya pada peningkatan Vo2Max dan kekuatan otot para pemain. Menurutnya, transisi cepat dari bertahan ke menyerang, maupun sebaliknya, menjadi kunci utama untuk meredam permainan lawan-lawan tangguh di grup kualifikasi nanti.

β€œKami tahu lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas di atas rata-rata. Oleh karena itu, persiapan Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia ini sangat krusial, terutama pada aspek fisik. Jika fisik pemain kedodoran pada menit ke-70 ke atas, taktik sehebat apa pun yang disiapkan tidak akan berjalan di atas lapangan,” ungkap Shin Tae-yong dalam keterangan persnya usai memimpin sesi latihan.

πŸ“‘ HALAMAN ARTIKEL
Halaman 1 dari 4